Berulang kali Anda berniat menurunkan bobot. Tapi berkali-kali pula gagal gara-gara lapar mata. Coba deh,... buat daftar alasan mengapa Anda harus menurunkan berat badan. Tulis alasan-alasan itu di secarik kertas, lalu tempelkan di beberapa tempat yang gampang terlihat, seperti lemari pakaian, cermin, dan kulkas.
1. Beli Baju? Gak masyalaaah tuuu....
Ingin pakai baju yang sedikit lebih ketat, tapi malu dengan
timbunan lemak yang tercetak di baju? Mau pakai baju longgar, nanti dibilang
ketinggalan model. Serba salah siiy... Kalau langsing, Anda nggak perlu
menyembunyikan deposit lemak di perut! yuuuukk.....
bingung-bingung lagi. Pakai baju model apa aja , Anda tak perlu repot
2. Langsing Pangkal Kaya
Kegemukan bisa mengundang penyakit. Mulai dari yang sepele seperti
nyeri sendi, hingga yang kelas berat seperti : hipertensi, diabetes, serangan
jantung, stroke dan beberapa jenis kanker. Jika Anda menderita penyakit tersebut,
beban moralnya sangat tinggi.
Selain nyusahin keluarga, biaya yang dikeluarkan untuk sembuh pun pasti banyak terkuras.
3. Urusan Hormonal Jadi Lancar
Hal ini bisa ditandai dengan siklus haid tidak teratur, kista
endometriosis, dan bahkan SULIT HAMIL ! Ini pertanda bahwa tubuh Anda mempunyai
ketidakseimbangan hormon. Pada wanita dewasa, ketidakseimbangan hormon biasanya
terjadi karena kegemukan.
Yang paling ekstrim, bisa mengakibatkan hiperandrogenisme -->
suatu situasi dimana jumlah hormon androgen meningkat. Akibatnya juga, terjadi
hirsutisme (tanda-tanda maskulin), seperti berjerawat, pertumbuhan bulu di.
wajah dan badan, dan beberapa mengalami perubahan suara menjadi lebih berat
4. Langsing = Anti Pikun
Sering kelupaan kunci mobil? Barangkali, kegemukanlah penyebab
kepikunan Anda. Sekelompok peneliti dari Swedia yang melakukan CT Scan Otak
terhadap 290 wanita berusia 70-an menemukan adanya bagian temporal lobe yang
lebih kecil akibat penyusutan pada sekelompok wanita, yang ternyata juga mengalami overweight dengan BMI di atas 25.
Pada kelompok lainnya yang memiliki BMI rata-rata di bawah 25, bagian temporal lobe ini tampak normal. Diketahui bahwa penyusutan temporal lobe menyebabkan seseorang menjadi pikun alias PELUPA.
Diduga bahwa obesitas memicu penyumbatan lemak pada aliran darah yang menuju temporal lobe.Akibatnya, pasokan darah tidak cukup sehingga sel-sel otak menjadi
mati dan ukurannya mengecil.
Masa Anda mau jadi pikun sebelum waktunya, hanya gara-gara kegemukan?
5. Aliran Darah Lebih Lancar
Para peneliti dari Joslin Diabetes Center di Boston menemukan
bahwa gejala diabetes berkurang ketika 24 orang yang rata-rata mengalami
kelebihan 10-25 kg, kehilangan sekitar 7% dari berat badannya semula.
Pada penderita diabetes, gangguan pada fungsi insulin juga dapat
mengakibatkan gangguan pada metabolisme lemak (dislipidemia) . Ini dapat
dilihat dari peningkatan kadar LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta
penurunan kadar HDL(kolesterol baik).
Keadaan ini dapat menyebabkan timbulkan PLAK di pembuluh darah
(arterosklerosis) yang menyebabkan diameter pembuluh darah mengecil. Buntutnya,
risiko penyakit jantung koroner dan stroke meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar