Senin, 03 Mei 2010

Osteoporosis

Osteoporosis

Keropos tulang atau Osteoporosis adalah suatu penyakit yang menyerang metabolisme tulang yang ditandai penurunan densitas tulang. Salah satu penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi juga sangat mempengaruhi osteoporosis. Susahnya, kadang osteoporosis muncul di masa tua akibat gaya hidup di masa muda.

Osteoporosis bukan hanya berkurangnya kepadatan tulang tetapi juga penurunan kekuatan tulang. Pada osteoporosis kerusakan tulang lebih cepat daripada perbaikan yang dilakukan oleh tubuh. Osteoporosis sering disebut juga dengan keropos tulang. Tulang-tulang yang sering mengalami fraktur/patah yaitu : tulang ruas tulang belakang, tulang pinggul, tungkai dan pergelangan lengan bawah.

Salah satu cara menghindari osteoporosis adalah dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi kalsium. Contoh-contoh sumber kalsium yang baik adalah susu, yogurt, keju, mentega atau sejenisnya. Bagi yang takut gemuk, perlu diketahui bahwa meminum segelas susu atau yogurt tidak akan menambah berat badan. Selain itu juga banyak susu rendah lemak dan tinggi kalsium di pasaran.

Faktor risiko yang memudahkan Osteoporosis :

1. Asupan zat gizi yang tidak seimbang khususnya kurang kalsium dan vitamin D

2. Proses penuaan

3. Faktor keturunan


Tips Sederhana Mencegah Osteoporosis


1. Nutrisi.

Suber makanan yang mengadung kalsium dan vitamin D adalah susu, sinar matahari, kedelai, ikan laut, kalsium yang berasal dari jus jeruk, kuning telur, yogurt, brokoli dan sayuran behijau daun.


2. Gaya Hidup Sehat.

Merokok, meminum minuman ber-kafein dan ber-alkohol akan menyebabkan hilangnya kalsium dari dalam tubuh. Lakukan olah raga seperti jalan kaki, jogging, bersepeda dan angkat beban untuk meningkatkan kepadatan tulang. Wanita aktif terbukti lebih kecil memiliki risiko patah tulang.



3. Mulai Sejak Muda.

Kepadatan tulang mencapai kepadatan maksimum antara 20-35 tahun dan kemudian stabil sampai menopouse. Cukupkan kebutuhan nutrisi dan olah raga pada usia produktif ini. Hal ini akan membentuk tulang yang kuat sebelum perubahan hormonal pada saat menopouse.



4. Perhatikan Asupan Vitamin K.

Vitamin K dapat berinteraksi dengan pengobatan tertentu. Vitamin K banyak ditemukan dalam brokoli, kubis, brussel, daun selada dan bayam.



sumber : browsing internet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar